
Pemko Pekanbaru Kembangkan Wisata Air Sungai Siak yang Terpadu dengan Wisata Budaya
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana melakukan pengembangan wisata air di tepian Sungai Siak, Kota Pekanbaru. Wisata air terpadu ini menjadikan Rumah Singgah Tuan Kadi di Senapelan sebagai satu destinasi.
Kawasan itu rencananya menjadi tempat berlabuh bus air setelah menyusuri Sungai Siak. Tim dari sejumlah OPD pun melihat langsung kondisi terkini bus air yang sandar di Pelabuhan Sungai Duku, Kota Pekanbaru.
Mereka tidak hanya melihat kondisi fisik kapal tersebut. Namun juga memeriksa kondisi mesin kapal yang butuh perbaikan itu.
"Kondisinya cukup bagus, karena sudah lama tidak dioperasikan, ada beberapa bagian yang harus diservis," terang Asisten II Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut.
Ingot tampak didampingi Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Sunarko. Ada juga Kabag Pembangunan Setdako Pekanbaru, F Rudi Misdian.
Kedatangan tim sesuai arahan dari Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. Ia berujar bahwa wali kota ingin menghidupkan lagi wisata budaya di tepian Sungai Siak.
"InsyaAllah nanti kita akan mulai di sekitar komplek Rumah Singgah Tuan Kadi," ujarnya.
Dirinya berharap nantinya kawasan tersebut menjadi satu ikon di wilayah Senapelan. Mereka pun mempersiapkan fasilitas yang memadai untuk menunjang aktivitas wisata di kawasan itu.
Pengembangan wisata di Sungai Siak ini juga seiring penurunan aktivitas Pelabuhan Sungai Duku. Ia menyebut sejumlah fasilitas di pelabuhan penumpang itu sudah tidak terlalu efektif digunakan.
Fasilitas yang ada nantinya bisa menunjang aktivitas wisata di sekitar Rumah Singgah Tuan Kadi. Ia berharap nantinya pengembangan kawasan itu bisa memberi dampak positif bagi warga di sekitarnya.
"Maka nantinya ada sebagian fasilitas kita geser ke dekat Rumah Singgah Tuan Kadi, seperti dermaga ponton," paparnya.
Konsep pengemabangan wisata di tepian Sungai Siak itu memadukan wisata air dan wisata budaya. Pengembangan objek wisata ini sedang proses bahasan lebih detil perihal konsep wisata di kawasan itu. (Kominfo7/RD2)
Sumber : pekanbaru.go.id